Home > Artikel > Columbus, Pocahontas, Blues, Jazz

Columbus, Pocahontas, Blues, Jazz

Penulis: Beben Jazz

Oleh : Beben Jazz
Pendiri Komunitas Jazz Kemayoran
Dosen Fakultas Musik Universitas Pelita Harapan


Judul yang cukup membuat penasaran bukan ???, apa hubungannya dari ke 4 kata tersebut ? 2 tokoh legenda dan 2 genre dalam dunia musik. Baiklah biar tidak memperpanjang rasa penasarannya, saya mulai saja membuka tabir misteri tersebut he he he ….

Memang sesungguhnya, percayalahhh, bahwa segala sesuatu yang terjadi di atas dunia ini tidak ada yang kebetulan, semua sebenarnya ada hubungannya, ada sebab akibat. Hanya kadang kita manusia tahu Rahasia Allah ini, mengerti maknanya baru belakangan … "Oh iya ternyata begitu ya …"Oh iya ternyata maksudnya seperti itu ya dan seterusnya, dst.

Salah satu nya adalah Lintasan sejarah berikut ini:
Jadiii, ketika Columbus menemukan benua Amerika pada tahun 1492, bangsa Spanyol di Eropa menjadi bangsa yang terpandang di Eropa, dan bangsa bangsa lainnya, inginnnn banget seperti Spanyol he he he, salah satu nya adalah Bangsa Inggris. Hingga beberapa kali Inggris mengirim Angkatan laut-nya

Pada tahun 1585 rombongan Inggris pertama mendarat di Pulau Roanoke, Virginia yang sekarang menjadi North Carolina, tapi kemudian pada tahun 1590 koloni di Roanoke Musnah.

Kemudian pada tahun 1602, seorang kapten Kapan Bartholomew Gosnold, berhasil mendarat di Cape Cod (Tanjung Cod), Tanjung terbesar di New England. Namun akhirnya Gosnold menetap di Virginia juga dengan 100 orang pendatang dan mendirikan benteng yang diberi nama Jamestown. Namun akhirnya dengan berbagai sebab seperti penyakit dan kelaparan akhirnya 2/3 dari pendatang tersebut meninggal hingga akhirnya punah pula.

Setelah Gagal untuk kedua kali, akhirnya Bangsa Inggris mulai bingung dan berpikir lebih keras ??? apakah mereka akan terus mengirimkan rombongannya kembali atau cukup berhenti sampai disitu saja he he bingung … bingung. "Apa sich untungnya menduduki Virginia ? itulah salah satu yang mereka pikirkan.

Namun setelah dikaji ulang, sambil menghibur diri, akhirnya mereka mengirimkan kembali rombongannya untuk ke-3 kali dengan salah satu alasan "Virginia bisa dipakai untuk menyalurkan kelebihan penduduk di Inggris he he jadi Praktek seperti Imigran, dan pengiriman Tenaga kerja sudah dilakukan manusia sejak dulu.

Akhirnya mereka mengirimkan kembali 500 orang sukarelawan, namun sayangnya 400 orang langsung meninggal dunia, karena sebab sebab yang hampir mirip dengan pendahulunya. Nach sisa yang 100 orang ini, dibawah pimpinan Kapten John Smith berpikir, daripada mereka diserang sama penduduk setempat saat itu (suku Powhatan), lebih baik mereka piker, mengapa kita tidak menyerang duluan saja, akhirnya mereka memutuskan merampok suku Indian tersebut, namun akhirnya karena kalah jumlah, dan memang nasibnya kurang beruntung akhirnya mereka Tertangkap, dan Kapten John Smith akan dipenggal kepalanya. Untung ada Putri Pocahontas, yang menurut cerita karena ada perasaan cinta terhadap Kapten John Smith, memohon kepada Ayahnya yang kepala Suku, agar John Smith tidak dipenggal, dan permohonan tersebut dikabulkan Nah akhirnya mulai saat itulah orang kulit putih hidup berdampingan dengan penduduk asli suku Indian. Dan Pocahontas menikah dengan John Rolfe. Orang kulit putih berpikir bagaimana mereka bisa bertahan untuk mendapatkan mata pencaharian, mereka mencoba menanam kopi, pisang, tebu dan lainnya namun hasilnya tidak sukses sukses banget sampai akhirnya John Rolfe menemukan TEMBAKAU tumbuhan asli wilayah itu. Dan ternyata sambutan untuk Tembakau di Inggris benar benar diluar dugaan, permintaan akan tembakau sangat tinggi sehingga orang orang di Virginia mulai punya harapan. Perkebunan Tembakau menjadi muncul dimana mana. Dan akhirnya seluruh penduduk Amerika pun kecanduan Merokok, menghisap atau mengunyah Tembakau.

Permintaan akan Tembakau yang sangat tinggi menciptakan pula permintaan akan tenaga kerja. Namun orang Indian saat itu, tidak sudi, tidak mau bekerja untuk orang kulit putih yang menjadikan lahan perburuan mereka menjadi kebun kebun tembakau, sedangkan jumlah orang Inggris saat itu pun tidak banyak.

Maka pada th.1619 timbullah sebuah ide untuk melakukan Transaksi Penjualan Budak kulit hitam pertama di Amerika. Bagi mereka budak sangat menguntungkan, dapat dibayar murah, tidak bisa mengundurkandiri, terikat sama tuannya seumur hidup. Namun ironisnya di tahun yang sama berdiri pula "Lembaga Demokrasi Amerika" House of Burgesses (Dewan Burgess), badan legislative terpilih pertama pada Zaman Amerika Kolonial.

Selanjutnya kita tahu cerita yang terjadi, setelah kulit hitam didatangkan ke Amerika. Mereka dipekerjakan di perkebunan Tembakau, dan ide ini meluas mereka dipekerjakan juga diperkebunan lainnya di Amerika khususnya bagian Selatan, Perkebunan kapas dan lain lain.

Sayangnya Nasib orang kulit hitam sangatlah kurang beruntung, bukan saja berada dibawah garis kemiskinan, namun mereka benar-benar tertindas dalam kesehariannya. Sulit bagi mereka untuk berkumpul kumpul bebas dengan sesama kulit hitam, kecuali jika sedang bekerja, dan dari sini nanti akan melahirkan "Worksong", nyanyian sambil kerja yang kerap dinyanyikan secara "Call and response" juga, dan dalam tradisi ini juga nanti berkembang suatu "Mardi Grass" pesta panen yang biasa dilakukan kulit putih, namun setelah meletus perang saudara di Amerika, tradisi ini dilakukan oleh kaum kulit hitam dan yang nanti nya akan Melahirkan New Orleans Jazz. Dan tidak ketinggalan pula dalam keseharian mereka, dan ketertindasan mereka juga melahirkan sebuah kreasi Musik yang melahirkan Blues yang juga mempunyai perkembangannya sendiri. Namun nanti setelah New Orleans Jazz lahir, disinilah Jazz dan blues mulai memisahkan diri dan juga berkembang secara sendiri sendiri.
Blues dan Jazz bukanlah sebuah music yang sudah jadi dan ada di Afrika kemudian dibawa oleh kaum kulit hitam. Mereka tidak membawa itu. Yang mereka bawa hanyalah tangga nada nya yang khas, Pentatonis (tangga nada yang terdiri dari 5 not saja), yang berasal dari Afrika Barat (konon desa Swahili), dan dengan dasar tangga nada itulah mereka bersenandung,berkeluh kesah dengan tema yang lebih mengarah berdoa pada Tuhannya, atau senandung yang berkaitan dengan keseharian penderitaan mereka.Pentatonis nanti akan berkembang menjadi Blues Scale, dan selanjutnya akan melahir Blues dengan berbagai Genre nya, demikian juga dengan Jazz. Berbicara Blues, pasti Kulit hitam. Dan blues adalah hasil kreasi kulit hitam di Amerika. Tapi Jazz tidak pasti kulit hitam, dalam Jazz sudah berbaur berbagai unsure music yang nantinya akan melahirkan Jazz. Ragtime, Blues, Klasik, Pop, Afro Cuban, music daerah setempat, semuanya berbaur yang nantinya akan melahirkan Jazz.

Demikianlah hal yang mencoba disambung sambungkan he he, namun sebenarnya Semua memang punya hubungan bukan ?. Kalau Columbus tidak menemukan Benua Amerika, Kalau Pocahontas tidak memohon kepada Ayah nya kalau kapten John Smith agar jangan digantung, kalau John Rolfe tidak mengembangkan tembakau, termasuk jika seandainya tidak terjadi proses perbudakan, niscaya tidak akan pernah ada blues, Jazz, bahkan rock and roll, rock dan music modern lainnya.

Tidah ada yang terjadi secara kebetulan bukan ???

Suka halaman ini? Beritahu teman: