Home > Artikel > Swing Jazz

Swing Jazz

Penulis: Beben Jazz

Momentum Pengakuan Jazz …

Penampilan seorang Komposer kulit putih yang juga tokoh Swing terkenal : Benjamin David Goodman (lahir: 30 Mei 1909 di Chicago) yang lebih kita kenal dengan nama Benny Goodman saja, dengan Bigband-nya di tempat pertunjukkan seni terkenal dan sangat bergengsi yaitu : Carnegie Hall, New York pada tanggal 16 Januari 1938. Dan perlu juga diketahui didalam bigband-nya tersebut musisi kulit putih dan hitam sudah berbaur, dan bermain bersama secara harmonis.

SWING 1928 – 1945

FAKTA SEPUTAR SWING :

  • Dance Music, Awal pemunculan-nya ada yang menganggap: 1928 ….. pada saat Jelly Roll Morton mengeluarkan album : Georgia Swing dan Kansas City Stomp, 1932 ….. pada saat Duke Ellington merekam lagu It Don’t a thing dengan judul lain If it ain’t got that Swing
  • Orang kulit putih mulai memainkan musik Jazz dalam era SWING. Salah satu diantaranya “Charlie Barnet” pemain Saxophone.
  • Big Band, awal penyebaran Jazz di New Orleans, formasi antara 8 s/d 9 pemain, kemudian berkembang menjadi 13 s/d 16 pemain
  • Benny Goodman dijuluki : Father/King of Swing berjasa menyelenggarakan Konser Jazz pertama kali di Carnegie Hall, tampat konser Musik yang sangat bergengsi dan biasanya dipakai untuk pagelaran musik Klasik saja. Dan peristiwa ini dianggap sebagai titik tolak pengakuan Bangsa Amerika terhadap Jazz. Dan beliau juga berani mendobrak system Rasial, dan mendirikan Bigband yang anggotanya terdiri dari orang kulit hitam dan putih Duke Ellington, Benny Goodman, Glenn Miller, Count Basie, Benny Carter, Lionel Hampton, Gene Krupa beberapa tokoh musik Swing.

Lain-Lain Seputar Swing

Karena Swing boleh dikatakan hampir melanda seluruh bagian Amerika dan sudah dianggap sebagai salah satu kebudayaan Amerika, maka pada era itu, musik Swing bisa dikatakan sudah menjadi Mainstream/disebut Mainstream

Pada era Swing sudah mempengaruhi musik Pop. Muncul lagu-lagu Standart yang biasa dimainkan dalam era itu, dan banyak juga lagu-lagu pop/popular saat itu yang dimainkan secara Swing. Dan lagu-lagu standart ini sangat dikenal oleh masyarakat dunia, dan sering lagu2 tersebut dianggap sebagai lagu Jazz Standart..

Beberapa tokoh penting lain …

Dalam Era ini juga, Edward Kennedy Ellington yang lahir di Washington DC, 29 April 1899 (1899-1974), dan akrab kita kenal sebagai “Duke Ellington” saja. Musisi yang diberikan julukan “duke” karena memang melewati masa remajanya sebagai anak bangsawan yang lahir dilingkungan gedung putih, memiliki latar belakang dan gaya hidup yang tentunya berbeda dibandingkan kaum kulit hitam pada umumnya. “Duke” Ellington sendiri mengalami masa jaya antara tahun 1939-1943.

Dan Big band yang lain dan cukup penting pada akhir tahun 1930 adalah pimpinan William “Count” Basie (1904-1989). Musiknya lebih ringan dibandingkan dengan “Duke” Ellington dengan irama yang bervariatif. Dari kelompok “Count” Basie ini terdapat seorang pemain saxophone berbakat, Lester Young (1909-1959).

Pemain-pemain penting lain pada periode ini antara lain, peniup trompet Roy Eldridge, saxophonist Benny Carter, Guitarist Django Reinhardt, Lionel Hampton, Gene Krupa dll.

Film – Film seputar Swing

  • Swing Kids : Swing juga telah mewabah, melanda Eropa dan juga menjadi gaya hidup. Menggambarkan kehidupan Swing pada era perang dunia ke-2 kala itu di Jerman.Cukup menarik di simak, meskipun orientasi film tersebut adalah hiburan, tapi paling tidak menggambarkan kalau musik Swing inipun cukup mewabah didunia Eropa, dan sudah seperti gaya hidup.
  • Cotton Club : yang dibintangi aktor Richard Gere, juga menggambarkan kehidupan Swing di Amerika. Meskipun orientasi filmnya bukan terfokus pada musiknya, tetapi lebih berbackground dunia kehidupan malam dan dunia Mafia, tapi film ini juga patut disimak, paling tidak menggambarkan kedudukan Seniman Jazz pada saat itu. Disini juga diperlihatkan masih adanya diskriminasi bagi kaum kulit hitam.
  • Benny Goodman Story, Glen Miller Story, Swing Kid dll.

KARAKTERISTIK MUSIK “SWING”

  • Swing dalam Big Band, musik-nya di Aransemen
  • Swing pada umum-nya adalah musik Saksophone, meskipun pada era awal Jazz saksophone belum termasuk sebagai instrumen Jazz, boleh dibilang setelah tahun 1920 Komposisi Saxophone ini mulai lebih di Optimalkan.
  • Swing dapat mengiringi Dansa, dan era sebelum Perang Dunia II itu orang Amerika sangat gandrung akan Dansa.
  • Dikatakan Swing, karena musik-nya melayang, bergoyang, mengayun
  • Improvisasi sudah menjadi bagian Komposisi dan dilakukan secara bergantian, meskipun didalam aransemen masih ada batasan2/kaidah yang tetap harus di perhatikan/yang sudah diatur.
  • Berbeda dengan musik Pre-Swing (Ragtime, Dixieland dll), Swing dengan birama 4/4 nya, menggunakan Triplet (Ternary), yang kerap disebut sebagai Swing Feel.

BIG BAND & SWING JAZZ

Salah satu Big Band terkemuka dipimpin oleh Komposer, pianis Edward Kennedy “Duke” Ellington (1899-1974) yang besar pengaruhnya pada musik Jazz. Ellington menggabungkan soloist dengan orchestra secara efektif. Karya terbaiknya condong ke bentuk musik Instrumental dan banyak yang menjadi popular. Big Band “Duke” Ellington mengalami masa jaya antara tahun 1939-1943. Big band yang lain dan cukup penting pada akhir tahun 1930 adalah pimpinan William “Count” Basie (1904-1989). Musiknya lebih ringan dibandingkan dengan “Duke” Ellington dengan irama yang bervariatif. Dari kelompok “Count” Basie ini terdapat seorang pemain saxophone berbakat, Lester Young (1909-1959). Pemain-pemain penting lain pada periode ini antara lain, peniup trompet Roy Eldridge, saxophonist Benny Carter, Guitarist Django Reinhardt dan penyanyi Billy Holiday.

Just a brief information about jazz development

Semua harmonisasi klasik yg diterapkan dalam Jazz berasal dari:

  • Middle Age to Renaissance 900 - 1600 setelah Masehi (Modality) Important composers: Gregorian Chants, Josquin Desprez, G.Palestrina, Guillaume de Marchaut..
  • Baroque 1600 - 1750 (Major-minor harmony, sequences and cycle of fifths, four part harmony) Important composers: J. Pachelbel, J.S.Bach, C. Monteverdi, A. Vivaldi, G.P. Telemann, D.Scarlatti, G.F. Haendel,
  • Classic 1750 - 1820 (Principal Chord functions, dominant seventh chords) Important composers: W.A. Mozart, F.J. Haydn, L.V. Beethoven, J.C. Bach,

Bigband - Bigband

Jadi memang era2 awal Musik Swing, cukup banyak diwarnai format Bigband, terutama memang disebabkan karena tuntutan ertertaint makin tinggi, dan saat itu juga tempat2 hiburan yang dipenuhi klub2 dansa pun sangat membutuhkan BigBand tersebut, sehingga pada era itu bermunculan lah Bigband-Bigband, beberapa diantara-nya yang terkenal adalah: Bigband-nya Duke Ellington, Count Bassie, Benny Goodman, dan Kelompok yang lebih lama pun seperti King Oliver Band, dimana dalam Groupnya tersebut terdapat salah satu tokoh Jazz yang akhirnya menjadi Legendaris: Louis Amstrong telah memulainya. Selain Bigband2 diatas yang memang Majoritas anggota kelompoknya dan Komposer-nya adalah yang berasal dari bangsa kulit hitam, Kulit Putih pun tidak ketinggalan, salah satu nya adalah Gleen Miller Big Band yang telah disebutkan rekan kita diatas.

Sebenarnya musik adalah musik, tidak membedakan warna kulit putih atau hitam, tapi kalau diamati dan dicermati secara seksama, ada sedikit perbedaan gaya diantara keduanya. Kalau Bigband Kulit hitam terlihat gaya aransir seperti harmoni dalam musik klasik (orchestra), dengan selipan improvisasi yang bluesy, tapi kalau yang kulit putih lebih condong ke pendekatan Marching Band, dan tentunya mereka juga belajar harmoni klasik juga. Boleh dibilang saat itu Komposer2 besar seperti Duke Ellington, Count Basie secara konsisten terus mempelajari system harmoni klasik, untuk diterapkan ilmunya baik dalam pembuatan lagu maupun saat mengcompose bigband-nya. Karena tentunya untuk mengaransir dan memimpin anggota Bigband yang rata2 berjumlah 20 orang lebih, dibutuhkan ilmu musik yang lebih luas, tidak cukup hanya mengandalkan perasaan dan pengalaman saja. Butuh ilmu untuk itu. Namun memang ada kecenderungan, group kulit hitam lebih berhasil mewujudkan interprestasi dari sisi kreatif/seni, dan kulit putih lebih berhasil dari sisi entertainment.

Just a brief information about jazz development

  • Romantic 1820 - 1900 (Non-dominant harmony, seventh, ninth chords, chromaticism, chromatic dominants, diminished seventh chords) Important composers: F. Schubert, P.I. Tschaikovsky, R. Wagner, J. Brahms, R. Schumann, F. Chopin, F. Liszt, G. Puccini, H. Berlioz, G. Verdi, M. Mussorgsky, A. Bruckner, G. Mahler, G. Bizet.
  • 20th century 1880 - current (Use of uncommon scales/pentatonic, whole tone, eleventh, thirteenth chords, constant structures, modality, parallelism, irregular phrases,non diatonic systems, non-
    functional chords, atonal elements, clusters, sounds, quartal, quintal harmony) Important composers: C. Saint-Saens, C. Debussy, M. Ravel, I. Stravinsky, A. Scriabin, G. Holst, J. Sibelius, A. Schoenberg, G. Gershwin, B. Bartok, L. Janacek, A. Berg, A. Von Webern, A. Copland, S. Prokokiev, K. Weill, P. Boulez,

Musisi Jazz yg mempelajari musik klasik diantara lain: C. Mingus, J. Coltrane, C. Parker, B. Evans, M. Davis, B. Goodman, D. Ellington, C. Basie, L. Young, M. Tyner, H. Hancock, B. Powell
and many more. Without Classical music, there will be no "Giant Steps", "Stella by Starlight", "Caravan", "Dolphine Dance", "Con Alma", "Recordame", "Solar", "Nardis", "Seven steps to Heaven" and Many other Jazz tunes.

Tokoh-Tokoh Swing

Benny Goodman
Count Basie
Duke Ellington

Suka halaman ini? Beritahu teman: