Home > Artikel > Bab 04 Interval

Bab 04 Interval

Penulis: Beben Jazz

INTERVAL

Interval : berasal dari bahasa Yunani Kuno yang memiliki makna, jarak dari lembah yang satu kelembah lainnya, kemudian di implementasikan kedalam istilah musik menjadi jarak dari not yang satu ke not yang lainnya.

Seberapa penting Interval ini ?

Mempelajari Interval, seperti kita mempelajari suku kata, pada saat kita mendapat pelajaran mengeja pada pelajaran bahasa indonesia yang kita dapat dari sekolah dasar terdahulu. Kita tidak mungkin dapat membaca sebuah kata, jika kita pada awalnya tidak dapat mengeja susunan dari suku kata tersebut. Jadi semuanya memang adalah sebuah proses, kenal abjad, suku kata, kata, kalimat terlebih dahulu baru selanjutnya dapat membaca atau membuat sebuah karangan (cerpen, novel dan lain sebagai-nya)

Suku Kata = Interval

b-a = ba C – E = Major 3rd

b-u = bu E – G = minor 3rd

p-a = pa G – B = Major 3rd

Bapa adalah sebuah kata gabungan 2 suku kata, dan CMaj7 adalah sebuah Chord gabungan C – E – G – B yang disusun oleh Interval (Major3+Minor3+Major3)

dst.

Jadi bisa dipastikan, didalam sebuah chord pasti ada Interval, dan sebuah lagu adalah sususan interval yang disusun dari not ke not hingga lagu itu selesai. Jika kemampuan mengenal Interval kita kuat, niscaya kita akan dapat mendeteksi sebuah chord dengan mudah, dan pekerjaan men-transcribe (mendengar dan menuliskan kembali) sebuah lagu akan menjadi cepat. Dan proses pengenalan Bunyi interval ini dapat dilatih dengan sebuah latihan Ear Training/Solfegio yang intensif.

Banyak para pemain musik yang menganggap sepele peranan Interval ini, karena dipikir apa pentingnya Interval ini, dan tidak sedikit dari para pengajar juga banyak melewati bab mengenai peranan Interval ini. Dari contoh diatas saja kita bisa membayangkan fungsinya, tidak mungkin sebuah Chord Triad (chord yang terdiri dari 3 not) saja, dapat terbentuk tanpa ada Interval.

Dan dari 2 not pertama (Interval awal) sebuah lagu kadang sudah dapat menggambarkan Warna sebuah lagu, akan lebih ke Major atau Minor, sehingga para pemain yang akan melakukan Improvisasi pada sebuah lagu sudah punya bayangan awal akan menggunakan scale/mode apa pada saat akan melakukan Improvisasi nantinya.

Contoh : (lagu Black Orpheus, lihat 2 nada pertama)

Banyak sekali bahkan komposisi di era lalu (Yunani, Middle Ages, Baroque, Klasik) sebuah lagu hanya disusun oleh susunan interval-interval :

Contoh : Andantino – M. Carcassi

Major Interval & Minor Interval:

Simple dan Compound Interval

Jika dipandang dari sisi wilayahnya (range), Interval dibagi menjadi 2 bagian.

Simple Interval

Simple Interval adalah, interval yang masih terdapat didalam satu Octave

Compound Interval

Compound Interval adalah interval yang berada diatas satu Octave, tapi tidak melebihi dua octave. Biasanya Compound ini yang dipergunakan sebagai option not pada saat kita nanti akan membentuk option chord seperti chord Major 9, Major 11, Major 13 dst.

Makanya, pernah ada satu pertanyaan ke penulis, Mengapa misalnya chord C Major 9, tidak di tulis dengan C Major 2, padahal kan not tambahannya sama-sama D ?

(Isi dari CMaj9 = C E G B D), Karena not D sebagai tambahan/option yang diambil untuk option chord adalah not D yang berada pada Compound Interval, yaitu Interval Maj 9 nya bukan Interval Maj 2. Makanya chord-nya menjadi kita sebut dengan CMaj9, bukan C Maj2 (contoh didalam chord C)

C D E F G A B C D E F G A B C

{------Simple Interval------} {-----Compound Interval-----}

Gambar: (Compound Interval)

Jadi cukup panjang juga ya cerita kita membahas Ilmu Interval ini, memang Ilmu interval ini sangatlah penting sekali diketahui, namun sekali lagi tidak sedikit juga para praktisi musik yang mengabaikannya, bahkan hanya dianggap sebagai sesuatu yang numpang lewat aja, pokok-nya dianggapnya interval … ya begitulah … padahal dalam penerapan prakteknya nanti, Ilmu Interval ini sangat bisa jauh dan luas sekali dikembangkan serta digunakan. Hanya bisa dibatasi oleh sejauh luasnya imajinasi kita aja.

Sekarang kita sama-sama punya PR ya, seberapa jauh Ilmu Interval ini berguna dalam praktek, dan seberapa jauh kita bisa mengembangkannya

INTERVAL INVERSION

Interval Inversion adalah Pembalikan sususan Interval

Contoh: C – E (Major Interval, Major 6), dibalik dipindahkan 1 octave menjadi E – C (minor Interval, minor 6). Inversion akan mengubah nilai jarak interval, dan interval inversion Major akan menghasilkan interval minor. Suatu pengecualian Interval Perfect, Perpect 4 dan Perfect 5,di balik akan tetap menjadi Perfect

Untuk mendapatkan Interval Inversion, cara yang termudah adalah dengan mengurangi nomor interval dengan angka Sembilan, Misalnya interval inversion Major 7, inversion nya 9-7 = minor 2 (Major menjadi minor).

Namun secara Nuansa dan bunyi, jika interval ini di bunyikan secara bersamaan, Interval maupun Interval Inversionnya tetap akan berbunyi dan bernuansa Sama.

 

INTERVAL RATIOS

Skala perbandingan Interval, yang berguna juga untuk lebih mengenal bunyi interval dan terutama pada saat melakukan Tuning Piano

JENIS INTERVAL

SKALA

Prime (Unison)

1 : 1

Octave

1 : 2

Perfect 5th

2 : 3

Perfect 4th

3 : 4

Major 6th

3 : 5

Major 3rd

4 : 5

Minor 3rd

5 : 6

Minor 6th

5 : 8

Minor 7th

5 : 9

Major 2nd

8 : 9

Major 7th

8 : 15

Minor 2nd

15 : 16

Tritone

32 : 45

THE QUALITY OF INTERVAL IN CLASSICAL COUNTERPOINT

Pada Jaman Klasik abad 16 – 17, Ilmu Harmoni belum ada dan digunakan, tapi Interval sudah digunakan, dan juga kalau diperhatikan dalam permainan musisi jaman itu sebenarnya sudah terdapat isi dari Chord dari not-not yang disusun dan dimainkan, tapi waktu itu tidak dimainkan secara bersamaan oleh seorang musisi (harmoni) dengan sebuah Instrument.

Dan dengan perkembangan jaman dari Era Klasik sampai ke Jazz, Quality Interval mengalami perubahan (rasa, nilai), misalnya yang sebelumnya pada era Klasik masuk category Perfect Consonance, pada era Jazz menjadi Secondary Consonance dan selanjutnya.

THE QUALITY OF INTERVAL IN CLASSICAL COUNTERPOINT

Perfect Consonance

Prime, Octave, Perfect 5th, Perfect 4th with root on top

ImPerfect Consonance

Major 3th, minor 3th, Major 6th & Minor 6th

Dissonance

Major 2nd, minor 2nd, Major 7th, minor 7th, Perfect 4th with Root Beneath all Augmented & Diminished Intervals

THE QUALITY OF INTERVAL IN JAZZ

Primary Consonance

Major 3th, minor 3th, Major 6th & minor 6th

Secondary Consonance

Prime, Octave, Perfect 5th

Mild Dissonance

Augmented 5th, Tritone, Major 2nd, Minor 3th & minor 7th

Dissonance

Major 7th, minor 9th, minor 2th

Suka halaman ini? Beritahu teman: