Home > Artikel > Bab 08 Modes

Bab 08 Modes

Penulis: Beben Jazz

Modes = Colours

Nach, Membahas Modes adalah salah satu yang seru dan mengasyikkan didalam Ilmu Musik, kadang para pemain suka salah persepsi, salah kaprah mengenai Hal ini. Ada yang memperlakukan modes untuk sekedar menunjukkan warna permainannya berbeda dengan yang lain, atau ada juga ada pemain yang sekedar memperlakukan modes untuk ajang aneh anehan. Lick aneh, g biasa, kemudian apa sebenarnya Modes tersebut.

Mungkin sebagian pembaca ada yang pernah mendengar kata-kata seperti dibawah ini:

Ionian, Dorian, Phrygian, Lydian, Mixolydian, Aeolian, Locrian

Kata-kata apa sich itu semua sesungguhnya ?

Itu semua sebenarnya adalah nama dari 7 MODE in Ionian System/Major Scale (7 warna didalam major scale), nama-nama tersebut konon diambil dari nama-nama desa di Yunani.

Dan Modes sendiri adalah Tangga nada yang berasal dari Major atau Minor Scale. Hayuk Bingung, apalagi nich Maksudnya ??? he he he makanya biar nggak bingung mari kita terus lanjut baca yuukk, tapi didalam pembahasan kali ini kita hanya akan membahas 7 modes yang berasal dari Major Scale

"Modes sendiri perumpamaannya adalah seperti Warna didalam Seni rupa, namun Modes adalah Warna didalam Ilmu Musik. (Modes=Warna).
Ketika kita belajar menggambar waktu TK, SD, kita akan diperkenalkan warna, misalnya biru (nanti kita akan tahu biru itu cocok untuk langit, laut dsb), hijau (untuk rumput, daun dsb) dst. dan warna lainnya, namun itu adalah SENI RUPA, lebih kepada seni menggambarkan rupa, VISUAL, dan TERLIHAT.

Sedangkan musik tidak terlihat, tapi terdengar dan apa yang ingin diperdengarkan ? tak lain adalah isi hati, jiwa, yang dirasakan oleh si musisi. Dan Musisi dianggap berhasil kalau hal yang ingin disampaikan berhasil secara makna diterima oleh pendengarnya. Untuk mencapai keberhasilan tersebut, dimulai dengan Proses meletakkan Chord yang tepat, Progressi (kalimat music), nanti selanjutnya makin diperkuat dengan penggunaan Modes yang tepat.

Jadi Tema lagu pada bagian Melodi, Penempatan Chord yang sesuai, dan susunan, jalinan, pergerakan Chord yang sesuai (Progression Chord), serta menggunakan Modes yang tepat saat Berimprovisasi akan membantu, dan sangat penting dalam Hal Mengekspresikan makna, Pesan sebuah Lagu, dan pendengar akan merasakannya.

Ok, sebelum kita melanjutkan mengenai bagaimana penggunaan Modes, kita bahas terlebih dahulu, darimana not didalam modes itu berasal, dan dalam contoh berikut kita ambil contoh didalam key atau Root di C:

7 MODE IN IONIAN SYSTEM (Ionian System)

ASAL

Tangga Nada Asal:

Untuk Modes pertama I Adalah IONIAN (Ionian ini sama dengan Major Scale)
Misalnya didalam C Not nya:

I Ionian
C D E F G A B C

Ii Dorian, dimulai dari not ke 2 nya menjadi
D E F G A B C D

III Phrygian, dimulai dari not ke 3 nya menjadi
E F G A B C D E

IV Lydian, dimulai dari not ke 4 nya menjadi
F G A B C D E F

V Mixolydian, dimulai dari not ke 5 nya menjadi
G A B C D E F G

VI Aeolian, dimulai dari not ke 6 nya menjadi
A B C D E F G A

VII Locrian, dimulai dari not ke 7 nya menjadi
B C D E F G A B

Tabel uraian diatas adalah, menunjukkan darimana not not didalam suatu modes berasal, dan kalau kalian coba meskipun not not tersebut aslinya berasal dari Major Scale juga, namun dengan perbedaan mulai not nya ke 2,3 dst. Membuat jadi ada perbedaan Warna dan Nuansa. Jadi seakan orang Yunani jaman dulu, mencoba mengkotak katik dan menemukan system ini, sehingga menemukan tangga nada/scale lainnya, dan ternyata hal ini memberikan warna baru.


PENGGUNAAN
Sedangkan untuk penggunaan Modes dalam sebuah lagu, kita harus melihat Function sebuah Chord terlebih dahulu, misalnya sebagai contoh: 8 Bar awal didalam lagu Jazz Standart "All the things you are" yang pernah di populerkan juga oleh penyanyi Jazz Wanita Legendaris "Sarah Vaughn" (*banyak versi didalam jazz untuk sebuah lagu)

Nada Dasar awal lagu ini adalah Ab, dan Progresi 8 Bar awal sebagai berikut:

4/4 Fm7 /Bbm7/Eb7/AbM7/DbM7/G7/CM7/CM7

Nach kalau liat Progresi diatas dengan Ab sebagai key nya, berarti Fm7 adalah Degree ke VI nya, Bbm7 degree II nya, Eb7 V nya, AbM7 I nya, dan ketika ke G7 ini sudah terjadi modulasi (pergantian nada dasar dari Ab ke C root nya) Berarti G7 adalah V nya dari C, DAN CM7 adalah I nya.

Dan berarti pada saat di Fm7 Improvisasinya menggunakan Aeolian, Bbm7 menggunakan Dorian, Eb7 menggunakan Mixolydian, AbM7 menggunakan Ionian, DbM7 menggunakan Lydian, dan pada saat terjadi Modulasi pergantian nada dasar dari Ab ke C, G7 menggunakan G Mixolydian, dan pada saat di CM7 menggunakan C Ionian, demikian seterusnya, dan seperti kita ketahui bahwa didalam sebuah Improvisasi, terdapat sebuah proses Analisa. Mungkin untuk Pemula yang baru belajar proses analisa ini bisa berlangsung selama seminggu, nanti pengertian dan pengetahuannya bertambah bisa menjadi 1 hari 1 jam, hingga akhirnya bagi pemain yang sudah mahir, proses anlisa ini bisa dilakukan spontan.


DIATONIC CHORD OF FUNCTION

Susunan Chord, secara Diatonic dalam sebuah tangga nada, Hal ini juga penting diketahui, dan sebaiknya dikuasai di 12 Key Sebagai berikut :

(I)CMaj7, (II)Dm7,(III) Em7,(IV) FMaj7, (V)G7,(VI) Am7,(VII) Bm7b5.
(I)GMa7, (II)Am7,(III) Bm7,(IV) CMaj7, (V)D7,(VI) Em7,(VII) F#m7b5.
(I)DMa7, (II)Em7,(III) F#m7,(IV) GMaj7, (V)A7,(VI) Bm7,(VII) C#m7b5.
(I)AMa7, (II)Bm7,(III) C#m7,(IV) DMaj7, (V)E7,(VI) F#m7,(VII) G#m7b5.
(I)EMa7, (II)F#m7,(III) G#m7,(IV) AMaj7, (V)B7,(VI) C#m7,(VII) D#m7b5.
(I)BMa7, (II)C#m7,(III) D#m7,(IV) EMaj7, (V)F#7,(VI) G#m7,(VII) A#m7b5.
(I)F#Ma7, (II)G#m7,(III) A#m7,(IV) BMaj7, (V)C#7,(VI) D#m7,(VII) E#m7b5.


(I)FMa7, (II)Gm7,(III) Am7,(IV) BbMaj7, (V)C7,(VI) Dm7,(VII) Em7b5.
(I)BbMa7, (II)Cm7,(III) Dm7,(IV) EbMaj7, (V)F7,(VI) Gm7,(VII) Am7b5.
(I)EbMa7, (II)Fm7,(III) Gm7,(IV) AbMaj7, (V)Bb7,(VI) Cm7,(VII) Dm7b5.
(I)AbMa7, (II)Bbm7,(III) Cm7,(IV) DbMaj7, (V)Eb7,(VI) Fm7,(VII) Gm7b5.
(I)DbMa7, (II)Ebm7,(III) Fm7,(IV) GbMaj7, (V)Ab7,(VI) Bbm7,(VII) Cm7b5.
(I)GbMa7, (II)Abm7,(III) Bbm7,(IV) CbMaj7, (V)Db7,(VI) Ebm7,(VII) Fm7b5.

Karena table Diatonic Function of Chord ini akan bermanfaat juga nanti di dalam sebuah Proses menentukan Degree/Level/Tingkatan/Function sebuah chord didalam sebuah lagu, yang nantinya akan berhubungan juga dengan penggunaan sebuah Modes.

*tabel diatas membuktikan, bahwa menguasai Major Scale di 12 Key penting kan, terpakai terus


Sebuah contoh Kasus
Pakai kata kasus, karena didalam beberapa lagu sering terjadi namun tidak lazim dan kalau tidak berhati hati, atau terburu buru menganalisa nya banyak pemain yang akan menjadi salah dan akibatnya akan menggunakan Modes yang tidak tepat.

"ada sebuah contoh lagu Jazz "Just Friend", dimana Key lagu tersebut adalah G=Do, tetapi pada bar pertama, lagu tersebut langsung dimulai dengan chord CMaj7, kalau tidak hati2 kita bisa langsung menggunakan Ionian pada saat Improvisasi pada chord CMaj7 tersebut, padahal yang lebih cocok adalah Lydian, karena saat ini CMaj7 adalah Degree IV (Sebagai Degree ke-4 menurut Chord Function-nya)

Penjelasan diatas adalah, konsep dasar penggunaan Modes yang seharusnya menurut ilmu harmoni dan Melodi, namun ilmu musik pun berkembang. Meskipun secara konsep dasar pendekatan Improvisasi secara umum tetap dibagi 2, yaitu:

1. Chordal Approach (bebop approach)
improvisasi menggunakan isi Chord, sering disebut bebop approach karena musisi di era bebop (1945-1953) sering menggunakannya, berkaitan dengan struktur lagunya juga yang selain kompleks, padat, artinya sering terjadi didalam 1 bar berisi beberapa chord, dan kadang tidak berada pada root yang sama sehingga tidak bisa dihubungkan dengan sebuah scale, mode tertentu, maka pendekatan Chordal serta penekan ritmiklah yang tepat digunakan dalam situasi ini.

2. Modal Approach
Pendekatan improvisasi dengan menggunakan modes, atau tangga nada tertentu, dan penjelasan mengenai penggunaan sudah dijelaskan diatas

Dan ada yang menambahkan
3. Gabungan keduanya
Improvisasi menggunakan pendekatan keduanya, dan pasti nya semua disesuaikan dengan kebutuhan, situasi dan struktur lagu

Ada satu tambahan yang perlu diperhatikan:
dalam kurun waktu 1958-1964,
berkembang suatu gaya/genre jazz yang disebut "MODAL JAZZ", dengan salah satu tokoh sentral/terkenalnya yaitu "JOHN COLTRANE", Pada satu lagu John Coltrane yang berjudul "IMPRESSION", lagu yang berformat AABA, memiliki progressi chord sebagai berikut:

A1 (8 bar pertama) chordnya Dm7
A2 (8 bar kedua) chordnya Dm7
B1 (8 bar) chordnya Ebm7
A3 (8 bar) chordnya Dm7,

Dalam kasus ini, tetapi juga harus diperhatikan Tema Lagunya, ternyata Modes DORIAN lah yang paling cocok dan dominan memberikan warna pada lagu tersebut, untuk ber-Improvisasi. Jadi selain Chord Function, Degree, juga kita harus memperhatikan tema lagunya, agar kita bisa sesuai meng-Improvisasikan lagu sesuai dengan karakter lagu tersebut, jangan sampai kita terjebak meng-improvisasikan lagu, sepertinya masuk, tidak fals, tetapi tidak sesuai dengan warna, karaktek lagu tersebut, sesuai dengan yang dimaksud dari makna lagu tersebut, sesuai juga dengan yang dimaksud oleh pengarang lagu tersebut.(Untuk kasus lagu diatas, kalau kita tidak memperhatikan tema lagu, pastinya kita juga memiliki, pilihan Phrygian, Aeolian, bahkan Minor Pentatonic untuk Chord Minor)

Jadi saat kapan kita menggunakan chordal atau modal, kita juga perlu memperhatikan progression chord-nya juga. Bill Saragih Almarhum, dalam bukunya mengenai Improvisasi memberikan acuan menurut beliau, kalau Chord yang berganti lambat, 4 atau 8 bar bisa diterapkan Modal Approach, beliau meng-Istilahkan ini dengan "Improvisasi secara Horizontal" Vertikal untuk chordal Approach., namun pastinya banyak juga lagu yang menerapkan sistem keduanya secara sekaligus, seperti pada contoh lagu jazz "Deed i do" yang terakhir dipopulerkan kembali oleh Diana Krall, pada bar awal menggunakan CMaj7, namun di Bar berikutnya sudah pindah ke C7 (dom 7), sepertinya untuk semua lagu kita bisa menggunakan Ionian, namun Ionian tidak cocok pada C7 nya, dalam kasus ini pada C7 kita bisa menggunakan Chordal saja, dan pada C7 juga chordnya tidak menetap lama, dan banyak contoh lainnya

wah seru kan kalau membahas Modes, mengenai hal Improvisasi nanti akan lebih dijelaskan detail dalam bab/buku mengenai Improvisasi secara khusus.

Dan Kesemuanya yang dijelaskan diatas adalah dalam ruang lingkup koridor pelajaran Harmoni, kalau bicara Harmoni kan, ilmu kesesuaian, atau yang seharusnya, kalau rumput hijau, langit biru dst. memang nanti ada perkembangan ilmu langit nggak selamanya biru, melukis aja juga ada aliran2 nya kan Impressionis dll., tapi kalau anak TK/SD langsung disuruh belajar gambar Abstrak, pusing dech anak kita ....

Kesimpulan singkat mengenai hubungan Modes dengan Improvisasi:

Didalam sebuah Improvisasi, ada proses analisa yang harus memperhatikan:

1.Degree
2.Modes
3.Tema
4.Chordal
dan nanti untuk tingkat lanjut, akan ada:
7 Mode in Harmonic Minor dan
7 Mode in Melodic Minor.

Suka halaman ini? Beritahu teman: