Home > Komunitas Jazz Kemayoran > Report > Report Ultah KJK I Di Ciputat Kediaman Dik Doang

Report Ultah KJK I Di Ciputat Kediaman Dik Doang

Alhamdulillah …
Pada hari Minggu tanggal 03 April Jam 4 Sore di kediaman Dik Doang Kampung Sawah Baru, Kompleks Alvita Ciputat, Acara Ulang Tahun Pertama Komunitas Jazz Kemayoran, dapat dimulai … Terus terang ini benar-benar suatu berkah kalau pada akhirnya acara bisa dilangsungkan juga, Khususnya setelah 2 x Panggung di Guyur Hujan yang sangat lebat … yang boleh dibilang sempat membuat panik juga khususnya pada Hujan yang pertama kira2 pukul 11.15, yang begitu lebat dan membuat panggung yang telah diset rapih menjadi basah air menggenang dan beberapa peralatan musik menjadi basah, khususnya Mixer dan Drum yang digunakan, wah benar-benar ujian buat kami. Kurang lebih Pukul 13.30 siang hujan mulai reda, dan kita mulai menset ulang peralatan, dengan sebelumnya kita mengepel panggung terlebih dahulu, dan serunya para pendukung acara yang kebetulan sudah hadir, turut bantu membantu mengeringkan panggung dan peralatan, mereka terlihat satu sama lain sangat kompak, dan memang salah satu tujuan kami juga lewat Jazz dan Komunitas ini, hubungan sesama penggemar, pemain dan semuanya yang terlibat akan terjalin suatu hubungan silaturrahmi serta kekompakan yang baik. Kompak di Panggung, Kompak juga dalam pergaulan sehari-hari.

Kurang lebih Pukul 2 lewat beberapa menit, Akhirnya Panggung sudah berhasil dikeringkan dan alat sudah kita re-set ulang, dan Kira-kira Pukul 15.15 Kita dah siap-siap mau mulai, meskipun sang mentari belum memperlihatkan sinarnya, namun hujan sudah mulai Reda … dan saya yang kebetulan bermain juga dan tergabung dalam Beben Quartet mulai siap2 bermain, namun sesuatu yang memang diluar kekuasaan kita sebagai manusia, Hujan mulai turun lagi dengan deras … akhirnya kita tunda lagi dech untuk kedua kalinya, dan kali ini kita lebih berpengalaman mengatasinya, alat langsung digeser ketengah panggung semua, kemudian peralatan kita tutup 2 kain terpal besar, dan sementara aman dech, namun acara sementara di tunda lagi. Diluar Cobaan Hujan ini yang saya salut adalah Penonton yang sebagian adalah masyarakat umum dan sebagian lagi adalah rekan kita di KJK yang sudah langganan hadir, dan ada juga rekan-rekan baru dari Milis IndoJazz, Milis Mclaro dan beberapa milis yang baru ketemu dalam acara tersebut, masih antusias dan semangat menunggu, dan saling berbaur dengan seru, dengan topik obrolan yang sangat beragam … boleh dibilang acara ini juga sekaligus Ajang Copy Darat bagi mereka ….

Singkat Cerita, setelah kita mengeringkan panggung dan re-set alat untuk ke-2 kalinya, kurang lebih Pukul 16.10 dan cuaca sore ini memang lebih kondusif, Adem namun cerah, akhirnya kali ini acara benar-benar kita mulai:

Sebagai Penampil pertama adalah Beben Quartet, yang terdiri dari Saya sendiri (Gitar, Vokal), Ricky (Electric Bass), Peter (Piano) dan Hendra (Drum). Pada awalnya agak riskan juga nich tampil sebagai band pembuka, apalagi setelah proses setup alat kedua ini setelah usai hujan kedua, tidak sempat lagi kita melakukan check sound ulang … namun karena penonton kita yang kurang lebih 200 orang an itu dah semangat menanti dan sudah mulai memenuhi tempat duduk, serta lapangan yang disediakan., dan lagi waktu juga sudah sesuai dengan waktu mulai pertunjukkan yang direncanakan, ditambah lagi cuaca juga memang sudah mendukung banget …he..he..sebelum hujan lagi … tapi bener nich cuaca nya dah nge-Jazz banget, adem dengan angin semilir-milir mengalir … pokoknya segala sesuatunya dah asyik dech ….. Sebagai lagu pembuka Beben Quatet membawakan lagu "Satin Doll" karya dari Duke Ellington, dengan tempo yang lebih cepat dari pada tempo aslinya, dan tentunya dengan sedikit perubahan Aransemen, kemudian untuk lagu kedua, Beben Quartet memanggil seorang gadis bernama Tania (bukan Tania Maria tapinya), untuk tampil kedepan panggung, untuk menyanyikan "The Girl from Ipanema" suatu karya dari A.C Jobim lagu berirama bosas yang sudah sangat terkenal banget di Indonesia, namun Tania merubah liriknya sedikit menjadi "The Boy From Kemayoran" he..he.. ada2 saja …, lagu ketiga giliran saya nich yang nyanyi, he..he.. boleh dong sekali-kali nyanyi. Saya memilih menyanyikan lagu "It had to be you" yang disini terkenal gara-gara lagu tersebut menjadi soundtrack film komedi percintaann yang berjudul "When Harry meet Sally" yang dibintangi Meg Ryan dan Billy Crystal (kok jadi cerita Film sich he.he.. kebetulan tahu sich filmnya dan bagus ceritanya). Kemudian untuk lagu keempat, Beben Quartet membawakan suatu karya blues dari Miles Davis "All Blues" yang diambil dari album Kind of Blue, sebelum melanjutkan dengan lagu kelima, Beben memanggil rekan dari KJK lainnya yaitu Mas Iman Budi Santoso, yang hari itu sebenarnya kebagian tugas jadi sie Dokumentasi, tapi hari itu juga didaulat naik panggung bermain Harmonika, main bersama kami memabawakan lagu "the Days Wine and Roses" suatu karya dari Henry Mancini, yang pernah mendapatkan Oscar untuk kategori Lagu Original terbaik dalam ajang oscar tersebut dengan judul Film yang sama, dan sebagai lagu terakhir Beben Quartet membawakan lagu "Take the A Train" …(wah kepanjangan nich cerita Beben Quartetnya, abis kebetulan saya yang nulis sendiri sich, jadi hapal gitu ceritanya he.he..).

Penampil kedua adalah group yang menamakan dirinya F+2, F singkatan dari Family, karena personilnya Iwan (Tenor Saxophone) adalah ayah dari Billy (Piano) dan Dzepin (Drum), sedangkan +2 adalah personil yang bukan dari keluaga mereka yaitu Alifa (Gitar) dan Adrie (Contra Bass). Meskipun Nafas Swing juga sangat terdengar kuat dalam group ini, tetapi merekapun mencoba untuk membawakan warna lain dalam beberapa lagu yang dibawakannya, seperti pada awal penampilan mereka membawakan lagu berirama latin "Blue Bossa", kemudian mereka mencoba membawakan lagu yang diambil dari Teatrikal terkenal Porgy and Bess, yaitu "Summertime" dengan irama Funky, dan selebihnya mereka membawakan kembali nomor Swing yang sudah mengakar dalam dunia Jazz dari era Swing to Bebop seperti Bewitched dan mereka menutup penampilan mereka dengan lagu dari Miles Davis "So What". Cukup menarik memang kalau melihat, dari sisi formasi, "Keluarga Jazz lo …" Dzepin yang masih siswa kelas II SMP bermain drum, Kemudian Billy pada Piano bergabung dengan Ayah Mereka Pak Iwan yang bermain Tenor Saxophone, mengingatkan kita pada mendiang Senior, sesepuh Jazz kita Jack Lesmana yang juga dulu membimbing dan bermain bersama Jazzer kebanggaan kita Indra Lesmana, bukan tidak mungkin kelak Dzepin ataupun Billy bisa menjadi Jazzer yang menjadi kebanggaan kita bersama dimasa depan.

Penampil ketiga JazzyPhonic, Group yang pernah saya saksikan pertama kali dalam Festival Indonesia Open Jazz, yang waktu itu anggota-nya semuanya masih anak SMU Al Azhar, dan saat itu mereka berhasil menjadi juara ke-2 Festival Jazz Band dalam event IOJ tersebut. Kali ini 2 tahun kemudian sebagian anggotanya sudah Kuliah, hanya Aldi sang Drumer yang masih SMU, Seperti Rendy (Gitar), Dimas (Bass), Aldan (Keyboard), Teguh (Trumpet), dan Bagus pada (Trombone) mereka sudah berkuliah. Terus terang saya pribadi memperhatikan sepak terjang mereka terus dalam dunia Jazz Indonesia, waktu mereka tampil di Jazz for Aceh, kemudian terakhir mereka juga Tampil dalam Event Internasional "Java Jazz", luar biasa mereka terus berkembang pesat, dan benar-benar makin kompak dan asik. Suatu keberuntungan kami KJK bisa mengundang mereka, dan bisa melihat penampilan mereka dalam acara Ultah Kami. Hari itu mereka membawakan beberapa nomor lagu yang sebenarnya aslinya adalah bukan original lagu Jazz, seperti "Heartbreaker (Led Zeppelin)", kemudian lagu lainnya "One one Seve (Soulive), Doin Something (Soulive)" dan mereka juga membawakan satu themsong dari sinetron komedi kita "Bajaj Bajuri", yang kesemuanya mereka aransemen ulang dan mereka bawakan dengan karakter khas JazzyPhonic, yang membuat sore itu menjadi lebih cerah, dan bersemangat. Salut buat mereka yang masih muda-muda dan kreatif, serta makin kompak, semoga mereka terus berkarya dan makin kompak.

Sebelum ke Band berikutnya yaitu D'Etudiant, acara diselingi dengan pertunjukkan Solo Drum dari Demas seorang siswa SMP, yang pernah mendapatkan beberapa penghargaan2 dari beberapa Festival drum yang dia ikuti. Luar biasa memang, kalau dipikir-pikir, Negara tercinta kita ini, sebenarnya adalah gudang bakat, dimana dalam berbagai bidang sebenarnya banyak anak-anak berpotensi/berbakat, tinggal bagaimana mengarahkan mereka, sampai akhirnya bisa terus konsisten, dan menjadi kebanggaan kita dimasa depan. Dan hari itu boleh dibilang ada 3 Drumer yang masih tergolong remaja, seperti Drumer Starlite Alsa yang masih SD, dan Dzepin serta Demas yang masih SMP, Luar biasa …

Baiklah kita kembali pada penampil berikut, setelah kurang lebih Demas memainkan solo drum-nya selama kurang lebih 5-10 menit.

D'Etudiant, Group Trio yang terdiri dari Reza (Drum), Adrie (Contra Bass) dan Robert (Piano). Terus terang saya pernah berujar pada salah satu personilnya yaitu Reza, pada waktu mereka tampil dalam acara bulanan KJK ke-11 dan ke-12 "Za, group lo sudah solid banget dan rapih, kompak, boleh dibilang Trio lo, group yang paling ok, paling siap nih di KJK …" itu pendapat jujur lo … bukan bermaksud menganggap band lain yang ada di KJK belum baik dan lain sebagainya, Tapi memang boleh dibilang Trio ini secara group mereka dah kompak, terlatih dan sudah mulai mendapatkan karakter-nya ditambah lagi memang latar belakang musik mereka yang secara akademis pernah belajar di Institut Musik Daya pun sangat mendukung, dalam penampilan mereka. Kurang lebih pukul 18.45 dihari yang mulai redup, namun dengan setting panggung yang Ok, banget, hasil kreasi dari tuan rumah Dik Doang sendiri, dan lilin-lilin yang dipasang mengitari lapangan Futsal tempat acara dilangsungkan, demikian membuat suasana makin romantis, ditambah lagi dengan musik dari D'Etudiant yang mengalun dengan lembut dan sarat penuh dengan komposisi yang tidak biasa, menambah suasana makin hanyut dalam ketemaraman hari yang mulai redup tersebut. Malam itu D'Etudian membawakan beberapa komposisi seperti "Wave - A.C Jobim", "Stella by Starlight", kemudian salah satu yang menjadi ciri khas mereka, selalu mereharmonize lagu Kanak2 "Seperti yang pernah Reza katakan, sebagai salah satu pentolan D'Etudiant …" mereka membawakan lagu "Balonku" yang diaransemen dengan sangat cantik, dengan Tema awal diambil oleh Gesekan Contra Bass yang terasa sangat unik dilakukan oleh Adrie sang Bassis, kemudian ditengah lagu mengalir Irama Swing Jazz yang asyik banget, "Seru juga lo, lagu balonku dimainkan secara Swing Jazz …". Untuk lagu terakhir, mereka membawakan Karya mereka Sendiri lagu yang berjudul "Accidentally in Love" karya dari sang Drumer Reza. Luar biasa Penampilan dari Mereka, Robert yang bermain dengan penuh Ekspressi, dengan pilihan Not-Not indah, yang mau tidak mau akan membuat kita hanyut dalam nuansa lagu, Adrie yang bermain sangat konsisten dan muantab dengan Contra Bassnya, dan Reza dengan segala sentuhan pada drumnya, selalu dapat lebih menghidupkan lagu … Trio Masa depan Mereka, selama mereka juga mau konsisten dengan jalur yang mereka pilih … Jazz.

Penampil berikut adalah Group yang bernama Starlite, yang sebenarnya pertama kali saya melihat adalah merupakan Trio Jazz yang terdiri dari 3 orang wanita, yaitu Rike (Piano) yang baru saja menyelesaikan Kuliahnya, Sheila (Bass) yang masih menjadi siswi sebuah SMU dan Alsa (Drum) yang masih bersekolah 6 SD lo … gila ..gila .. cewek 6 SD ngeJazz pula … salutt. Tapi hari itu Sheila sang Bassis berhalangan hadir karena besoknya mau ulangan umum katanya he..he.. Memang untuk sekedar informasi, Baik Personil dari Starlite, JazzyPhonic dll,sebagian memang adalah siswa/siswi dari SD - SMA, tapi sebagian demi kecintaan mereka terhadap musik Jazz masih mau malam itu menyempatkan hadir dan bermain dalam acara KJK Ultah 1 tahun ini, "terima kasih … terima kasih … atas kesediaan kalian …". Karena ketidakhadiran Sheila, Posisinya sementara digantikan oleh Christian Bassis yang malam itu bermain sangat baik sekali, dan boleh dibilang malam itu menjadi bahan perbincangan beberapa rekan musisi, dan formasi Starlite malam itu juga ditambah dengan satu Additional lainnya, yaitu Martin Pada Gitar, yang malam itu juga cukup menarik perhatian penonton dengan gitar Electric Solid body-nya. Sekedar informasi Juga, Group ini adalah Pemenang Festival JGTC pertama tahun lalu lo … luar biasa ya, dan luar biasa juga kali ini bisa dihadirkan dalam acara kami. Kehadiran Starlite malam itu memang dapat memberikan warna tersendiri bagi acara kami, dengan 2 Personil Ceweknya, serta dengan penampilan mereka yang sangat baik dan sangat prima. Malam itu mereka membawakan nomor-nomor lagu seperti "Straight no chaser", "Stolen Moment", "St.Thomas, dan mereka menutupnya dengan nomor "Grovin High". Bagaimana Penampilan mereka ??? Wow, untuk hal ini sudah tidak diragukan lagu, sangat mantab, keasyikan serta keceriaan mereka dipanggung dapat kita rasakan, sebagai penonton benar-benar bisa larut dengan ekspressi yang mereka tampilkan. Terima kasih ya buat Starlite yang mau hadir dan tampil dalam acara kami, jangan sungkan untuk hadir kembali dalam acara-acara kami berikut ….thanks.

Sebelum kita lanjut ke Penampil terakhir yaitu Trio yang menamakan dirinya "DIZ Trio", acara diselingin dengan pemotongan Tumpeng sumbangan dari salah satu rekan kita Try, dan memang sudah menjadi tradisi kami, dalam segala sesuatu selalu kita lakukan bersama, gotong royong, saweran dan lain sebagainya, pokoknya apa-apa kita bareng-bareng deh, baik dalam acara bulanan, maupun acara tahunan seperti ini, tidak akan terlaksana tanpa kebersamaan kita … dan Tumpeng saya potong sendiri dan saya serahkan kepada rekan kita termuda, dan paling senior secara umur yang pernah hadir dalam acara-acara KJK.

Usai pemotongan tumpeng, acara kita lanjutkan dengan Penampil Terakhir yaitu DIZ Trio, yang merupakan singkatan dari nama para personilnya, D = Dion, Gitaris muda yang baru saja menyelesaikan Study Music nya di negeri Kincir Angin, Belanda, I = Indra Perkasa, Contra Bass, dan Z = Zulham, yang tidak lain juga adalah 2 personal dari group "Tomorrow People Ensamble" (TPE), yang sebenar-nya juga kami undang dalam acara kami, namun karena sesuatu hal berhalangan, nggak pa2 deh terima kasih TPE meskipun batal tampil namun sebenarnya mereka telah bersedia tampil, demikian juga dengan group JakTones, juga sebenarnya sudah bersedia, namun juga berhalangan hari itu. Tetapi yang pasti dengan kehadiran Trio DIZ ini, meskipun kepastian konfirmasi nya baru kami terima 1 hari sebelumnya, benar dapat memberikan warna tersendiri, dan yang pastinya Trio ini dashyat sekali, meskipun menurut pengakuan mereka, tidak pakai latihan lo, langsung bermain dan tampil dalam Acara KJK tersebut, namun tidak terlihat sedikitpun celah sisi kurangnya dari mereka, semua terasa lancar mengalir, dari tema, Improvisasi, sampai endingnya semua terasa mantab dan lancar-lancar aja. Banyak yang berkomentar, termasuk sang MC Dik Doang, dia bilang liat permainan Dion, mengingatkan pada gaya permainan gitaris terkenal Pat Metheny, sebagian juga ada yang mengatakan seperti Jim Hall, begitulah penonton, punya opini masing-masing sesuai dengan sejauh mana wawasan yang diketahuinya. Dan yang penting disini kita bebas berpendapat, tanpa merasa yang satu lebih benar dari yang lainnya, biarkan selain pemain juga terus berlatih, penonton pun ber-proses belajar sambil mengamati. Trio ini terasa begitu saling mengisi, nggak mudah lo ber-Trio dengan Gitaris, kalau tidak semua personilnya juga sudah lumayan matang dan bisa saling mengisi, dan memang tidak diragukan, Dion dapat leluasa mengembara, karena punya penjaga gawang dan benteng pertahanan yang tangguh dari Rhythm Section yang juga turut memberikan dukungan Harmoni yaitu dari sang Drumer Zulham, dan Contra Bass Indra Perkasa. Dashyat dech pokoknya Trio ini, meskipun tetap ada juga yang menggangguk-angguk bingung, sambil berujar "gue belum nyampe nih kalau Jazz yang kayak gini …he..he..". Malam itu DIZ Trio membawakan "500 Miles-Chick Corea", "Solar-Miles Davis" dan dua nomor lainnya adalah karya dari sang Gitaris Dion … Ok luar biasa kalian, dan terima kasih juga telah bersedia tampil dalam acara kami…

Dengan berakhirnya penampilan DIZ Trio, lengkaplah keseluruhan penampil yang terdiri dari 6 Band (Beben Quartet, F+2, JazzyPhonic, Starlite, D'Etudiant, dan DIZ Trio), dan saya pribadi bersyukur penonton dapat terpuaskan, meskipun awalnya mereka harus menunggu karena kejadian 2 kali turun hujan tersebut, namun pada akhirnya semua bisa berjalan dengan baik, dan khususnya bagi Kami atas nama KJK, Alhamdulillah sangat bersyukur sekali acara ULTAH pertama kami ini bisa terlaksana, meskipun dengan berbagai kekurangan tentunya, mudah2 an di tahun berikut, kami bisa melaksanakannya dengan lebih baik lagi. Dan Pelaksanaan ini merupakan pengalaman yang sangat baik sekali tentunya bagi kami yang memang baru dalam hal mengadakan suatu pertunjukkan ini. Dan tak terbilang terima kasih bagi para rekan-rekan KJK yang dengan tulus membantu sampai acara ini bisa terlaksana, juga khususnya bagi para penampil yang luar biasa, baik yang berasal dari KJK sendiri, maupun Band-Band Tamu kami yang bersedia datang dan tampil, padahal "mereka tampil tidak mendapat bayaran sepeserpun lo …, baru bisa ngasih makan doang he..he..he..", dan juga tidak lupa Sangat berterima kasih pada Tuan Rumah Dik Doang yang telah bersedia meminjamkan tempatnya untuk acara kami, dan sekaligus juga secara Spontan bersedia menjadi MC dengan gaya kocak-nya yang khas dan pastinya hal itu sangat ..sangat dapat menyegarkan suasana acara malam itu (dah gitu nyumbangin hadiah juga buat acara quizz nya yang seru banget), selain tentunya keakraban suasana yang sudah terbangun antara pengunjung, serta luar biasanya para penampil tersebut. Satu lagi ucapan terima kasih yang tidak boleh ketinggalan untuk Mas Agus Setiawan Basuni dan rekan dari Warta Jazz yang hari itu juga turut hadir dan sibuk foto sana sini, dan juga turut menyumbangkan CD nya untuk acara Quiz, terima kasih juga sekarang di Warta Jazz ada kolom informasi mengenai KJK, Kemudian Terima kasih untuk rekan dari Tabloid e-music Mas Agus, Khalsa dan rekan yang juga turut meliput acara kami hari itu, serta membantu publikasi kami selama ini dan telah memuat profil KJK sebanyak 2 kali, dan meliput acara bulanan kami 1 x, dan bersedia juga memasukkan artikel mengenai musik Jazz dalam Tabloid-nya, terima kasih ya, semoga kalian tetap konsisten dan makin maju, Kemudian Terima kasih juga untuk Ralph dari Radio One yang mewancarai kami secara on air pada acara tersebut dan membantu mempublikasikannya, dan disaat yang lalupun telah bersedia membantu mempublikasikan KJK dengan segala sepak terjangnya, demikian juga dengan Trijaya FM, Mas Arsal yang selalu siap mensupport acara kami selalu, dan satu lagi Terima kasih untuk Horizon-line yang telah memberikan halaman khusus untuk kami, dan hal ini juga ternyata sangat membantu eksistensi dan informasi tentang kami bagi masyarakat penggemar Jazz Khususnya, terima kasih ya Bung Yollis.

Beginilah adanya KJK dengan segala kesederhanaannya, namun kita punya Mimpi lo …, bukankah kadang sesuatu yang besar itu bisa dimulai dari Mimpi ??? Jazz makin diminati banyak orang, Jazz bisa dinikmati semua kalangan, sesuai dengan moto dan misi kita kemarin "Jazz untuk Semua", Jazz bisa bergaung di pelosok manapun, Jazz bisa memberikan pelajaran lewat philosofy nya, Jazz bisa memberikan pelajaran dari sisi musicallynya, dan lewat Jazz akan terjalin suatu persaudaraan dan persahabatan yang kuat, khususnya diantara penggemarnya, Jazz bisa hidup Industrinya, Jazz makin banyak tempat mainnya, dan tentunya juga semua itu akan memberikan motivasi orang untuk bermain Jazz, dan selanjutnya pasti akan diikuti lahir-nya personil2 dan group baru dalam kancah dunia Per-Jazz-an. Itulah sebagian dari mimpi-mimpi kita yang juga tentunya adalah Mimpi dari sebagian penggemar Jazz di Tanah air ….

Mohon maaf kalau ada kekurangan-kekurangan dalam penyelenggaraan acara Ultah kami kemarin, dan mohon maaf juga kalau dalam tulisan ini ada kesalahan-kesalahan tulis nama, dan lain sebagainya. Yang penting dari kesemuanya itu adalah semangat kami untuk terus saling sharing, saling berbagi. Semoga kesemuanya ini dapat bermanfaat bagi rekan-rekan … Amien.

Salam Jazz,
Beben S.M

Lihat juga Komunitas Jazz Kemayoran: About | Report Kegiatan

Suka halaman ini? Beritahu teman: